Serang, Naratama News – Untuk mengantisipasi penanggulangan bencana yang sering terjadi di provinsi banten perlu adanya komunikasi jaringan antar stekholder.
Dalam mengantisipasi bencana di wilayah provinsi Banten, BPBD Banten belum lama ini telah mengadakan kegiatan kajian komunikasi penanggulangan bencana yang diadakan pada 14 hingga 17 Februari 2022 di kantor BPBD Banten.
Kajian jaringan komunikasi penanggulangan bencana itu untuk
memudahkan kordinasi dengan unsur kabupaten/kota, akademisi, bahkan relawan bencana.
Saat ini bencana yang sering terjadi bisa diakibatkan oleh faktor alam, non alam, dan sebagainya. Untuk itu, perlu adanya pencegahan dikarenakan ada 14 jenis bencana yang sering terjadi sehingga perlu dilakukan pengurangan resiko bencana yang harus dilakukan bersama – sama antara pemerintah, masyarakat, relawan dan unsur dunia usaha sesuai amanat Undang undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana.

Kegiatan kajian jaringan komunikasi ini bertujuan untuk menciptakan penanganan bencana yang terkordinasi, terstruktur dan menyeluruh makan penanggulangan bencana perlu dilengkapi peralatan jaringan komunikasi yang memadai.
Selain itu kegiatan kajian kajian komunikasi penanggulangan bencana ini bertujuan untuk penyediaan peralatan agar dapat inovatif, efektif dan tepat guna sehingga dapat mengatasi kendala pada saat pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana.
Dalam kegiatan itu selain dihadiri relawan kebencanaan turut hadir anggota DPRD Banten, peserta dari kabupaten dan kota serta akademisi. (Red)

