Serang, Naratama News-co.id – Proyek pembangunan jalan Banten lama – Tonjong yang dilaksanakan pada tahun 2022 dengan menghabiskan anggaran senilai 51 Miliar kini sudah mengalami kerusakan.
Program pembangunan jalan baru berupa kegiatan pembangunan jalan Banten lama – Tonjong pada tahun 2022 dikerjakan dengan target pelaksanaan sepanjang 780 meter dan lebar jalan 25 meter.
Kontruksi pembangunan jalan Banten lama – Tonjong dibangun dengan jenis rigid (beton) tersebut untuk membuat dua lajur badan jalan dengan dilengkapi saluran drainase, pedestarian, trotoar, median jalan serta dua buah jembatan yakni jembatan Kalimati dan jembatan Cibanten.
Proyek yang dikerjakan oleh PT Delta Bhatara KSO dengan nilai kontrak 51.858.638.000 tertuang dengan nomor kontrak : 600/115.2/SPK/PJ-BLT/BBM/DPUPR/VI/2022 dikerjakan dalam jangka waktu 172 hari kalender.
Jalan Banten lama – Tonjong memiliki panjang efektip 1,530 Km itu dibangun dengan pembiayaan dua tahun anggaran yang mana tahun 2022 telah dialokasikan anggaran untuk pembangunan jalan sebesar 54.681.608.000 sedangkan untuk tahun 2023 dianggarkan senilai 68.840.336.000.
Pekerjaan pembangunan jalan Banten lama – Tonjong tahap satu dilakukan pada tahun 2022 dengan target pelaksanaan 780 meter. Sedangkan untuk tahun 2023 masih dalam pekerjaan.
Dari hasil monitoring media ke lokasi pekerjaan belum lama ini didapati untuk jembatan Cibanten pondasi jembatan sudah mengalami retak, diduga dalam pelaksanaannya pihak ketiga tidak mengutamakan kualitas mutu.
Selain kondisi jembatan yang sudah mengalami retak, beberapa item pekerjaan berupa median jalan dan pedestarian masih dalam kondisi belum terpasang.
Pondasi Jembatan Cibanten yang belum lama ini selesai dibangun sudah mengalami kerusakan padahal akses jalan tersebut belum di operasikan atau belum bisa digunakan oleh masyarakat pasalnya masih ada lanjutan tahap ke dua dalam proyek pembangunan jalan itu.
Dari informasi yang didapat rencananya Pemprov Banten melalui Dinas PUPR Provinsi Banten pada akhir tahun 2023 ini jalan Banten lama – Tonjong akan mulai di operasikan untuk digunakan oleh masyarakat.
Kepala bidang bina marga DPUPR Provinsi Banten Heru Iswanto ketika di konfirmasi Selasa (28/11) melalui pesan singkat WhatsApp tidak merespon pesan dari media. (EP)

