Serang,Naratama– Ikatan Keluarga Alumni Agroekoteknologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Agro Untirta) menilai bahwa dampak pandemi Covid19 ini sangat dirasakan oleh mahasiswa dan perlu didukung melalui program yang dapat meringankan beban mahasiswa.
Hal ini disampaikan Ahmad Fauzi Ketua Bidang Sosial IKA Agro Untirta dalam agenda penyaluran Beasiswa Teladan Mahasiswa Agro Terdampak Covid 19 (BEST MAGRO) yang diselenggarakan oleh IKA Agro Untirta pada 24 September 2021 bertepatan dengan Hari Tani Nasional. “Program tersebut merupakan langkah yang dilakukan alumni untuk meringankan mahasiswa yang saat ini sangat merasakan dampak dari Covid19” ujar Aji sapaannya.
Aji juga menyampaikan bahwa program ini sebagai upaya saling bahu membahu dan kolaborasi antara alumni dengan mahasiswa di Jurusan Agroekoteknologi. “Kolaborasi antara alumni dengan mahasiswa perlu dibangun. Alumni pernah merasakan menjadi mahasiswa. Dan momentum ini, merupakan bentuk bahu membahu untuk membantu satu sama lain.”. Pungkas Aji.
Suroyo selaku Ketua Umum IKA Agro Untirta menilai bahwa ini menjadi langkah awal alumni untuk memberikan kontribusi secara langsung setelah lulus dari dunia kampus. “Mudah mudahan ini menjadi langkah awal yang bagus bagi alumni agro Untirta. Dengan adanya program BEST MAGRO diharapkan mampu membantu mahasiswa yang kesulitan akibat pandemi Covid19. Semoga program ini semakin lebih baik lagi kedepannya”. Ujar Suroyo yang pernah menjadi Presiden Mahasiswa Untirta tahun 2008.
Terakhir, Andi Apriany Fatmawaty selaku Ketua Jurusan Agroekoteknologi Untirta menyampaikan harapan untuk program ini. “Program ini merupakan program yang bagus. Untuk kedepannya, semoga bisa diperluas kembali cakupan dan sasarannya. Tentu Jurusan Agroekoteknologi mendukung dengan program yang bermanfaat ini”. Pungkasnya.(Zul)

