SERANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyambut kedatangan masyarakat adat Baduy di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Tb Syam’un No 5, Kota Serang, Banten, Sabtu (18/5/2024). Penyambutan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan Seba Baduy 2024.
Dalam kata sambutannya Penjabat (Pj) Gubernur Al Muktabar berkomitmen terus menjaga alam Baduy. Di antaranya melalui Perda Adat tertuang dalam Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Susunan Kelembagaan, Pengisian Jabatan, dan Masa Jabatan Desa Adat.
“Kita juga telah menerbitkan Perda tentang Adat, lalu pemanfaatan sumber daya alam karena di lingkungan Baduy terkelola bersama dengan alam,’’ ujarnya.
Al Muktabar melanjutkan, banyak sistem nilai yang dapat dipelajari dari masyarakat adat Baduy, menjadi bagian untuk menjaga harmoni sekaligus modal dasar dalam pembangunan daerah.
Al Muktabar mengatakan, pada momen yang dianggap sakral ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menyiapkan berbagai fasilitas dan kebutuhan masyarakat Baduy dalam melaksanakan Seba Baduy 2024 yang kali ini Seba Alit. Berbagai fasilitas itu mulai dari kebutuhan akomodasi, pemeriksaan layanan kesehatan, hiburan hingga tempat istirahat.
Al Muktabar dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Banten menggunakan pakaian adat Baduy sebagai tanda penghormatan, apresiasi, dan penghargaan atas upaya yang dilakukan masyarakat Baduy dalam menjaga stabilitas daerah yang baik dan damai.
Pada kesempatan itu masyarakat Baduy juga mengingatkan pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk menjaga alam, kelestarian hutan, serta persatuan.
“Saya sendiri menyampaikan penetepan peneguhan, pengukuhan dan pelestarian. Itu saja yang saya minta kesatuan dan persatuan,” terang Jaro Tanggungan 12 Baduy, Saidi Putra usai prosesi tradisi Seba kepada awak media.
Alam, lanjutnya, harus dijaga agar ada keseimbangan, jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, sehingga perlu keseriusan pemerintah untuk menjaga kelestarian alam di tanah adat Baduy. (Adv)

