Serang, Naratamanews.co.id – Proyek Pembangunan Jalan Banten Lama – Tonjong yang menghubungkan dua daerah di provinsi Banten yang berada di desa kasunyatan Kecamatan Kasemen kota serang dan desa Tonjong kecamatan Kramatwatu kabupaten serang sejak tahun 2022 sudah mulai dilakukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas jaringan jalan agar perekonomian warga meningkat.
Proyek yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten pembangunan jalan Banten lama – Tonjong merupakan proyek pembangunan jalan baru dengan menyediakan lahan yang sudah di bebaskan mulai dari tahun 2020 hingga 2021.
Dari data yang dihimpun media, untuk pembebasan lahan Banten lama – Tonjong sejak mulai pengadaan lahan sudah dilakukan pembebasan lahan seluas 77.775 Meter persegi.
Terbebasnya pengadaan lahan untuk pembangunan jalan baru yakni untuk mendukung sarana infrastruktur konektivitas jaringan jalan dan meningkatkan sarana pendukung kawasan religi wisata Banten lama.
Tahun 2022 pemprov Banten melalui Dinas PUPR Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar 54.697.542.000, nilai tersebut untuk melaksanakan program pembangunan jalan banten lama – tonjong dengan target pelaksanaan sepanjang 750 meter yang dilaksanakan oleh PT Delta Bhatara KSO dan didampingi konsultan pengawas PT Fajar Konsultan.
PT Delta Bhatara KSO yang memenangkan lelang mengajukan harga penawaran senilai Rp. 51.858.638.000, proyek tersebut tertuang dengan nomor kontrak : 600/115.2/SPK/PJ-BLT/BBM/DPUPR/VI/2022 dilaksanakan dalam jangka waktu 172 hari kalender.
Kontruksi pembangunan jalan banten lama – tonjong dibangun dengan jenis rigid (beton) memiliki lebar jalan 25 meter, dari nilai kontrak tersebut untuk membuat dua jalur badan jalan dengan dilengkapi drainase, pedestrian, trotoar, dan median jalan serta dua jembatan, jembatan kalimati dan jembatan cibanten.
Sementara untuk tahun 2023 proyek pembangunan jalan banten lama – Tonjong dilaksanakan PT Suburo Jayana Indah Corp dengan nilai kontrak 67.119.327.600 untuk melaksanakan dengan target pelaksanaan selama 161 hari kalender sesuai kontrak nomor 621/137.1/SPK/PJ-BLT/BBM/DPUPR/VII/2023 dengan didampingi konsultan supervisi PT Kreasi Tekniktama Konsultan.
Proyek tahap kedua pembangunan jalan banten lama – Tonjong untuk menyelesaikan sisa target pelaksanaan 750 meter itu dimulai pekerjaan pada bulan juli 2023.
Dari hasil penulusuran media pada Sabtu 18 November 2023 di lapangan, pembangunan jalan dimulai pada satuan titik awal di desa Tonjong kecamatan Kramatwatu saat ini kondisi badan jalan baru terbangun satu lajur dengan kontruksi beton.

Salah satu pekerja yang ditemui dilapangan mengatakan bahwa pihaknya optimis akan menyelesaikan pekerjaan sesuai target pada bulan Desember.
“Akhir tahun ini pekerjaan harus sudah selesai, mudah -mudahan Desember sudah rampung semua”. Ucapnya.
Kata dia, kalau untuk mengambil gambar (foto-red) progres pekerjaan harus ijin terlebih dahulu, media pun menanyakan harus kepada siapa agar bisa mendapatkan ijin, namun dirinya tidak menjelaskan secara jelas siapa yang harus memberi ijin.
Dari pantauan dilapangan didapati kondisi jembatan cibanten yang dikerjakan pada tahun 2022 belom dilakukan pengecetan, bahkan pondasi jembatan sudah terlihat retak padahal akses jalan belum digunakan untuk dilalui kendaraan namun pondasi jembatan sudah terlihat retak

Selain pondasi jembatan cibanten yang mengalami retak, untuk pedestrian dan median jalan kini sudah tumbuh rumput diatas paving block terkesan tidak dilakukan pemeliharaan. Bahkan untuk median jalan belom terlihat adanya kanstin yang terpasang hampir seluruhnya masih berupa tanah. Sedangkan untuk bahu jalan dibeberapa titik terlihat sudah ditumbuhi rumput.
Padahal anggaran untuk biaya pemeliharaan jalan biasanya selalu di anggarkan. (EP)

