SERANG – Untuk meningkatkan Pelayanan dan kualitas hidup masyarakat, Pemerintah Provisi Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) menggulirkan program pembangunan Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU).
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, program PSU berasal dari masyarakat dan untuk masyarakat. Yang mana, pihaknya menampung masukan dari masyarakat mengenai titik-titik dari PSU.
Adapun bentuk dari PSU sendiri dapat berupa jalan pemukiman, Balai Desa, dan MCK di lingkungan masyarakat. Ini program padat karya. Ia pun menjelaskan, tujuan dari program PSU ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Yang mana, dengan mempunyai jalan pemukiman, Balai Desa, dan sumber air yang baik maka tingkat kesejahteraan dan kesehatan masyarakat juga bisa turut meningkat.
“Melalui PSU ini kita ingin perbaiki jalan pemukiman warga yang tadinya becek, menjadi bagus. Sumber air yang tadinya kering atau kotor menjadi bersih. Tentunya dengan begitu tingkat kesejahteraan masyarakat melalui perekonomian mikro nya dapat meningkat,” ungkap Al Mukabar.
Lebih lanjut Al Mukabar mengatakan, program PSU ini, juga akan turut membantu pengentasan masalah pengangguran ekstrem di Banten. Sebab, pada program ini nantinya akan banyak memperkerjakan masyarakat lokal yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaaan.
“Program kita itu kan lebih banyak kepada masyarakat, jadi misalkan dari sisi pelaksanaan pekerjaan jalan lingkungan. Pekerjaan itu bukan pekerjaan yang sangat rumit ya, sederhana pekerjaannya. Sudah sederhana terus udah gitu hampir semua masyarakat bisa membantu melaksanakan pekerjaan itu, dan tentu kegiatan itu kan upahnya masuk ke masyarakat,” tutur Al Muktabar saat meresmikan Balai Warga RW 03 Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.
Balai warga yang diresmikan Al Muktabar itu telah berfungsi untuk pertemuan-pertemuan, tempat silaturahmi warga, hingga acara Posyandu. Balai warga itu lingkungannya telah terintegrasi dengan adanya tempat olahraga, kolam, hingga tempat ibadah.
Ditegaskan Al Muktabar, Pemprov Banten bersama Pemerintah Kabupaten/Kota selalu melekat bersama. “Pada dasarnya, semua kinerja Pemerintah Provinsi untuk Kabupaten/Kota,” ujarnya.
Selain di Kota Tangerang, Al Muktabar juga meresmikan PSU di Kabupaten Pandeglang. Salah satunya adalah Jalan Lingkungan Kampung Cipacing, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang dengan konstruksi paving block. Jalan lingkungan bagus turut tingkatkan kualitas kehidupan masyarakat. “Kita meresmikan jalan lingkungan itu basisnya usulan masyarakat, terus kita wujudkan,” tuturnya.
Dijelaskan, PSU bagian dari penatakelolaan lingkungan karena hal-hal yang menyangkut stunting, gizi buruk, tentang kekumuhan dan seterusnya ada hubungannya dengan PSU. Sehingga, PSU digulirkan.
“Tentu dengan teraturnya jalan yang baik mempercepat alur masyarakat, tidak terjadi kekumuhan. Itu juga berdampak dalam rangka kita menangani kesehatan masyarakat. Mulai dari stunting hingga kemiskinan ekstrem. Dengan percepatan transportasi, maka produk-produk yang ada di rumah tangga bisa terakses keluar. Atau pulang dari pasar jadi lebih cepat,” ujar Al Muktabar.
Kepala DPRKP Provinsi Banten M Rachmat Rogianto mengatakan, pada tahun 2023, peningkatan PSU di Kabupaten Pandeglang dilaksanakan pada 296 titik. “Sudah terbangun semua,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, bentuk PSU di Provinsi Banten ada jalan lingkungan, balai warga, drainase, hingga beberapa masjid. Untuk tahun 2024, pihaknya masih akan melakukan survei terlebih dahulu.
Rachmat berharap pembangunan hasil usulan masyarakat ini dapat dimanfaatkan dan memberikan kontribusi kepada warga.
Pj Walikota Tangerang Nurdin menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Banten Al Muktabar dan jajaran yang selalu memberikan perhatian kepada Kota Tangerang.
“Untuk pembangunan balai warga kita berterimakasih. Pemerintah Kota sedang melakukan transformasi Posyandu yang ada menjadi konsep terintegrasi menjadi balai warga seperti yang sekarang ini,” ujarnya. (ADV)

