Serang, Naratama News – Pekerjaan rehabilitasi jalan strategis yang dilaksanakan oleh CV Titian sakti dengan target penanganan 2,8 Km dipertanyakan, pasalnya, paket yang dilaksanakan selama 150 hari kalender hingga akhir Desember ini belum terlihat akan selesai.
Dari pantauan media di lokasi pada Kamis (8/12) pekerjaan dengan nilai kontrak 7,9 Miliar itu baru hanya mengelar lantai dasar Lean Concrate (LC) dan untuk pekerjaan utama berupa rigid (beton) baru mencapai 1,3 Km.
Sedangkan untuk pekerjaan saluran drainase hampir seluruhnya sudah dilaksanakan namun ada dibeberapa titik pekerjaan pasangan drainase tidak utuh bahkan untuk bekisting ada yang mengunakan papan.
Dari data yang dihimpun untuk pekerjaan rehabilitasi jalan strategis malanggah – catang sepanjang 2,8 Km itu menggunakan besi slof ukuran 08 mm dan cincin 06 mm sedangkan untuk besi dowel ukuran 30 mm polos.
Namun dari hasil cek lapangan besi yang terpasang ukuran 06 mm. Dan besi tersebut sudah terpasang dengan beton (Rigid) FS 45.
Pekerjaan rehabilitasi jalan strategis malanggah – catang yang menghubungkan dua kecamatan dari kecamatan Tunjung Teja menuju kecamatan Pamarayan kabupaten serang itu semestinya harus sudah digunakan oleh warga sekitar.

Ahmad Sobri warga desa malanggah yang ditemui di lokasi mengatakan, warga disini sangat berterima kasih dengan dibangunnya jalan akses yang selama ini rusak, akan tetapi beberapa warga sangat mengeluhkan dengan lambatnya pekerjaan yang dilaksanakan, sehingga setiap hari warga merasakan debu pada saat dilakukan pekerjaan.
“Kami sangat bersyukur atas pembangunan jalan ini artinya dengan terbangunnya jalan yang bagus secara tidak langsung akan meningkatkan ekonom masyarakat”.
Selain itu warga pun berharap agar pelaksanaan pembangunan jalan ini untuk segera diselesaikan agar akses jalan ini bisa segera digunakan. Ujarnya.
Sementara kepala UPTD PJJ wilayah serang – Cilegon Dinas PUPR Provinsi Banten cucu Suhara ketika dihubungi dikonfirmasi melalui sambungan seluler tidak merespon walau pun dalam keadaan aktip.
Lalu media mencoba mengkonfirmasi kepala seksi pemeliharaan jalan dan jembatan wilayah serang – Cilegon beni Setiawan namun tetap tidak merespon. (win)

